Senin, 09 Juni 2014

Artikel 1 uas



Sejarah multimedia
·         Istilah multimedia berawal dari teater, bukan computer. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia.
·         Sistem multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan diperkenalkannya Hypercard oleh Apple pada tahun 1987 dan pengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak audio visual connection(AVC) dan video adhapter card ps/2
·         Pada tahun 1994 diperkerkirakan ada lebih dari 700 produk dan sistem multimedia dipasaran.
·         Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang jauh lebih kaya dari pada media table dan grafik konvensional. pemakai dapat melihat gambar tiga dimensi, foto, video bergerak atau animasi dan mendengar suara stereo, perekaman suara atau alat musik.
·         Beberapa sistem multimedia bersifat interaktif, memungkinkan pemakai memilih output dengan mouse atau kemampuan layar sentuh untuk mendapatkan dan menjalankan aplikasi itu.

Pengertian multimedia

Ø  Multi-banyak, Media-sarana berkomunikasi untuk melewatkan informasi.
Ø  Suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak dan alat – alat lain seperti televisi, monitor video dan sistem piringan optik atau sistem stereo yang dimaksudkan untuk menghasilkan penyajian audio visual yang utuh.
Beberapa pakar mengartikan multimedia sebagai berikut :
1.     Multimedia secara umum merupakan kombinasi 3 element yaitu suara,gambar dan teks (Mc Cormick,1996)
2.     Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit 2 media input atau output dari data,media ini dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik, dan gambar (Turban dkk, 2002)
3.     Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan prestasi yang dinamis dan intraktif yang mengkombinasikan teks grafik, animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001)
4.     Multimedia adalah pemanfaatan computer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berintraksi, berkreasi dan berkomunikasi (Hofstetter, 2001)
“ Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi “

Kelebihan Multimedia

Dari berbagai media informasi, multimedia memilki suatu kelebihan tersendiri yang tidak dapat digantikan oleh penyajian media informasi lainya.
Kelebihan dari multimedia adalah menarik indra dan menarik minat, karena merupakan gabungan antara pandangan,suara dan gerakan.
Lembaga riset dan penerbitan komputer yaitu Computer Technology Research (CTR) menyatakan bahwa orang hanya mampu mengingat 20 %  dari yang dilihat  dan 30 % dari yang didengar. Tetapi orang mengingat 50 %  dari yang dilihat dan didengar dan 80 % dari yang dilihat, didengar dan dilakukan sekaligus.

Komponen Multimedia

Menurut James A. Senn, multimedia terbagi dalam beberapa element-element multimedia, yaitu :
a.       Teks
Bentuk data multimedia yang paling mudah disimpan dan dikendalikan adalah teks. Teks dapat membentuk kata, surat atau narasi dalam multimedia yang menyajikan bahasa. Kebutuhan teks bergantung kepada penggunaan aplikasi multimedia.
b.      Image (grafik)
Alasan untuk menggunakan gambar dalam presentasi atau publikasi multimedia adalah karena lebih menarik perhatian dan dapat mengurangi kebosanan dibandingkan dengan teks. Gambar dapat meringkas menyajikan data yang kompleks dengan cara yang baru dan lebih berguna. Gambar juga dapat berfungsi sebagai ikon, yang bila dipadukan dengan teks, merupakan opsi yang bisa dipilih.
c.       Bunyi (audio)
PC multimedia tanpa bunyi hanya disebut unimedia, bukan multimedia. Bunyi dapat ditambahkan dalam multimedia melalui suara, musik dan efek-efek suara. Seperti halnya grafis, dapat membeli ataupun menciptakan sendiri.
d.      Video
Video menyediakan sumberdaya yang kaya dan hidup bagi aplikasi multimedia.
e.       Animasi
Dalam multimedia, animasi merupakan penggunaan komputer untuk menciptakan gerak pada layer.
f.       Virtual Reality
Virtual reality merupakan penggunaan multimedia untuk penerapan secara langsung.
Software Multimedia
1.     Viewing            : Untuk melihat hasil pemgolahan multimedia (Winamp, power DVD)
2.    2.Capturing       : Untuk mendapatkan hasil rekaman yang didapat melalui device multimedia. (software scanner, capture, camdig)
3.    Editing              : Untuk mengolah bahan multimedia menjadi sebuah sajian (adobe)
4.    Authoring          : Software Multimedia untuk keperluan interaktif (director, flash)

Artikel 2 uas



Artikel cyber media
Perkembangan  teknologi komunikasi telah
dapat merubah tata cara manusia untuk me-
nyampaikan pesan dan informasi kepada ma-
nusia lainnya dengan begitu mudahnya.
Bahkan kini kehidupan berkomunikasi manu-
sia modern tidak terlepas dari pengaruh dan
penggunaan teknologi.
Teknologi juga telah menanamkan sub ba
baru dalam ilmu komunikasi modern, yaitu Komunikasi Maya (CYBER COMMUNICA- TION).
Pengaruh Komunikasi Maya bagi dunia
komunikasi sendiri, pada akhirnya merubah
dan memperbaiki tatanan paradigma lama
tentang ilmu komunikasi, termasuk cara
penyampaian pesan
1. TEORI: Sub materi teori berisi definisi-definisi
yang harus dipahami dalam Komunikasi Cyber
Media. Agar mata kuliah ini dapat menghasilkan pub-
likasi cyber yang tidak hanya memiliki nilai informatif,
namun juga sesuai dengan konsep komunikasi se-
bagai kajian utamanya, terutama dalam hal konten
penulisan.
2. TEKNIKAL: Sub materi yang berkaitan dengan
hal-hal teknis, dalam usaha memahami dan mener-
apkan Cyber Media sebagai wadah penyalur infor-
masi, termasuk teknik membuat PUBLIKASI BER-
BASIS DIGITAL. Seperti pemahaman MULTIMEDIA
yang kini telah menyatu didalam konteks Cyber,
3. TAMPILAN: Sub materi ini berisikan orientasi
visual yang harus diketahui dan dipelajari, mengi-
gat media cyber tidak hanya berisikan teks semata,
melainkan juga gambar, foto, dan media interaktif
lainnya yang akan menjadi daya tarik tersendiri pada
publikasi cyber. Seperti mempelajari format file yang
akan digunakan : gif, swf, pdf.
CONTOH CYBER MEDIA
FRIENDSTER

Sejarah Friendster
Oleh arsenda
Friendster
Kita tentu tak asing lagi dengan kata Friendster. Nama tersebut telah lama melekat di benak pengguna internet, khususnya mereka yang gemar mencari teman dan membangun jaringan pertemanan di dunia maya. Demikian populernya, hingga mendorong berbagai content provider untuk menghadirkan situs layanan serupa. Jadi, jangan heran kalau saat ini Friendster sudah punya banyak “teman.”
“Jangan ngaku anak gaul kalau nggak punya account di Friendster.” Begitulah kira-kira komentar para remaja yang telah menjadi anggota Friendster.
Mungkin masih banyak komentar lain -dengan gaya bahasa yang lain lagi- yang intinya sama; ada yang kurang kalau belum jadi anggota Friendster. Sebagian dari Anda mungkin tidak setuju, namun mesti diakui kalau Friendster adalah fenomena baru bagi pengguna internet, yang dapat membentuk komunitas tanpa batas setelah e-mail, mailing list, dan instant messenger.
Sebagai salah satu situs pertemanan, Friendster paling banyak diminati di Indonesia. Sementara di Amerika Serikat, kawula mudanya lebih gemar menjalin pertemanan di MySpace. Mari kita telaah layanan-layanan tersebut satu-persatu. Kita mulai dari yang paling akrab dengan kita, Frienster.
Sistem kerja Friendster hampir mirip Multi Level Marketing (MLM). Kalau kita punya teman di Friendster, secara otomatis kita akan masuk dalam jaringan teman kita tersebut. Terus seperti itu, hingga terbentuk satu komunitas besar yang terus berkembang. Yang unik dari Friendster ini, selain diskripsi diri lewat identitas dan foto, layanan ini juga menyertakan testimonial yang diharapkan dapat menggambarkan si empunya account dengan lebih obyektif.
Ngomong-ngomong, siapa sih orang di balik kesuksesan Friendster? Friendster yang dikelola perusahaan Friendster Inc. didirikan pada tahun 2002 berkantor pusat di Silicon Valley, California, Amerika Serikat. Pendirinya adalah Jonathan Abrams, yang sekaligus kreator dari Friendster. Jonathan sebelumnya adalah pendiri dan CEO HotLinks. Ia pun pernah menjabat sebagai senior enginering pada perusahaan internet terkenal Netscape dan Nortel. Abrams sendiri adalah lulusan Computer Science dari McMaster University.
Ketika perkembangan Friendster memperlihatkan tanda-tanda kemajuan, pengelolanya mendapat suntikan dana US$ 13 juta dari berbagai investor. Lalu pada Juni 2004 Friendster merekrut seorang profesional bisnis. Dia adalah Scott Sassa, mantan President stasiun televisi NBC Entertainment.
Hingga 2006, pengguna Friendster diperkirakan mencapai 20 juta orang dari berbagai belahan dunia. Namun menurut survei comScore Media Metrix, tahun ini trafik pengunjung Frienster cenderung menurun. Kalau bulan Oktober 2005 Friendster dikunjungi 1,7 juta pengguna internet (unique visitor), maka pada bulan April 2006 pengunjungnya tercatat hanya 1 juta orang.
Layanan Serupa
Maklumlah, kini Friendster tak sendirian lagi sebagai pembentuk komunitas internet. Friendster sudah punya banyak saingan, salah satunya Orkut (www.orkut.com) yang dikelola oleh perusahaan yang mengelola Google. Teman Friendster yang lain, yang sering disebut-sebut, bahkan dipublikasikan pengguna Friendster adalah MySpace (www.myspace.com). Bentuk MySpace hampir serupa dengan Friendster, hanya saja MySpace memberikan beberapa tambahan fitur, seperti Blog, Free Email, Forum, Music, dan Game. Dari tampilan foto dan banner di situs ini, tampaknya MySpace ditujukan untuk konsumsi orang-orang dewasa.
Situs serupa yang juga dilengkapi banyak fitur juga disajikan Multiply (www.multiply.com). Uniknya, pengguna Multiply bisa meng-invite secara langsung teman-temannya di Friendster dan Orkut.
Ada lagi MeetUp (www.meetup.com). Bedanya dengan Friendster, situs ini membagi penggunanya berdasarkan tempat tinggal dan minat masing-masing. Begitu masuk situs ini, kita langsung ditanya negara dan kota mana yang kita inginkan. Ketika penulis mengunjungi MeetUp, member dari Jakarta sudah mencapai lebih dari 5000 orang.
Pembagian kategori berdasarkan minat seperti MeetUp juga menjadi andalan Tribe.Net (www.tribe.net), temen Friendster yang lain. Bahkan di halaman depan sudah ada pembagian member berdasarkan kategori minat dan jumlahnya.
Bila Friendster membuka komunitas online dengan teman tanpa batasan, beberapa situs lain membuka komunitas online berdasarkan kriteria khusus. Linkedin (www.linkedin.com) misalnya, ingin membantu penggunanya membuka komunitas online bagi profesional.
Artinya komunitas ini sangat berguna bagi kelancaran pekerjaan atau bisnis masing-masing member. Lalu ada juga TheFaceBook (www.thefacebook.com) yang membentuk komunitas online melalui jaringan kampus. Jadi kita bisa mencari keberadaan temen-temen sekampus dulu dan kini melalui jaringan TheFaceBook.
Terakhir ada juga jaringan komunitas online yang ditujukan bagi pencari kerja, yaitu Monster (www.monster.com). Ternyata banyak member Indonesia yang bergabung di situs yang dikelola Microsoft ini.
Di Indonesia
Layanan Friendster versi Indonesia pun belakangan banyak muncul. Yang pertama adalah Temanster (www.temanster.com). Boleh dibilang situs ini adalah foto copy Friendster yang berbahasa Indonesia. Sama persis.
Lalu yang kedua adalah Sohib (www.sohib.com). Ini juga sangat mirip dengan Friendster, hanya desainnya lebih berwarna dengan pilihan warna-warna pastel. Terakhir adalah Fupei (www.fupei.com) yang desainnya sederhana, tapi banyak fitur tambahan seperti Jurnal (Blog), Forum, dan Games.
Dari ketiga situs friendster Indonesia itu, Sohib memiliki paling banyak member (9.000-an). Sedang Fupei memiliki 3.500 member dan Temanster 3.000 member.

Artikel 3 uas



Komunikasi dan Public Relations
  • unsur unsur komunikasi
Unsur – unsur komunikasi diantaranya adalah :
Komunikator
Merupakan seorang pengirim pesan atau bisa juga dikatakan sebagai sender. Komunikator menyampaikan pesan kepada komunikan melalui media. Komunikator bisa saja seorang ( tunggal ) , kelompok , atau sebuah organisasi pengirim berita .
komunikan
Merupakan penerima pesan atau berita dari komunikator atau juga yang biasa disebut receiver . seorang komunikan harusnya mampu mengerti pesan yang disampaikan oleh seorang komunikator agar proses komunikasi yang terjadi dapat berjalan sempurna dan benar sehingga menimbulkan feedback.
Pesan
Merupakan suatu perihal yang akan disampaikan dari komunikator kepada komunikan melalui sebuah media. Pesan dapat berupa lisan maupun tulisan , dapat juga melalui suara , lambang, symbol, mimik wajah.
Media
Merupakan saluran yang digunakan komunikator untuk mengirimkan sebuah pesan kepada komunikan. Terdapat dua cara dalam proses komunikasi , secara langsung atau tanpa media dan menggunakan sarana media seperti tv, telepon , fax dsb.
Efek
Efek diartikan sebagai pengaruh yang ditimbulkan oleh sebuah pesan yang diterima komunikan. Jika komunikan mampu mengerti isi pesan tersebut maka biasanya akan terjadi suatu imbal balik untuk merespon pesan tersebut.
  • proses komunikasi
Secara sederhana proses komunikasi dapat dijelaskan sebagai berikut :
  1. Komunikator mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud (komunikan). Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat symbol – symbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  2. Pesan itu disampaikan melalui suatu saluran media baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya
  3. Komunikan menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
  4. Komunikan memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim
  • umpan balik
Umpan balik sangat penting dalam proses komunikasi , karena dengan terjadinya umpan balik maka dapat dikatakan proses komunikasi tersebut dapat berjalan dengan baik atau tidak. Karena dimana terjadi umpan balik dalam proses tersebut maka akan timbul efek sebagai suatu bukti bahwa proses tersebut dapat dikatakan berhasil.
  • Public Relations
Menurut W. Emerson Reck , Public Relations adalah sebuah bentuk pelaksanaan dari penetapan kebijakan , pelayanan dan sikap yang disesuiakan dengan keperluan masyarakat atau segolongan masyarakat agar organisasi tersebut mendapat kepercayaan dari mereka .
Public relations juga dapat disebut sebaga jembatan penghubung antara sekelompok manusia di suatu organisasi dengan sekelompok manusia lain. Keberagaman karakter dan sifat manusia lebur menjadi satu dalam memahami organisasi atau perusahaan tertentu karena adanya hubungan masyarakat yang menerangkan fungsi dari kelembagaan tersebut demi mewujudkan keentingan bersama.
  • Apakah Public Relations merupakan termasuk proses komunikasi ?
Public relations dapat pula dikatakan sebagai proses komunikasi. Mengapa demikian ? karena sebagian besar kegiatan yang dilakukan oleh public relations ini menggunakan media ataupun tanpa media yang tujuan nya adalah membuat public mengerti apa yang dijelaskan oleh organisasi yang menjalankan public relations tersebut. Sehingga diharapkan terjadi umpan balik ( feedback ). Meskipun nantinya tidak terdapat feedback , setidaknya terdapat proses komunikasi dimana seorang komunikator dari PR menyampaikan suatu pesan kepada masyarakat. Hal ini saja sudah dapat dikatakan bahwa public relations merupakan suatu proses komunikasi.